Bukannya sok ikutan bikin moment 888, tapi pengen aja ada yang diceritain di tanggal yang katanya keramat ini. Tapi aku bilang ini bukan keramat, tapi kena susunannya yang mudah diingat jadinya sok di buat keramat. Di sejarah orang cina katanya angka 8 adalah angka Hoki. Karena pada saat kita menuliskannya tidak terputus. Jadi kalo rejeki,... katanya akan jalan terus.
Banyak yang terjadi di hari ini. Di awal hari, yang ada di fikiranku adalah hari ini adalah hari jumat. Dimana " big day" kalo di Kami. Karena dimulainya weekend, yang berarti banyak promosi, banyak customer dan waktunya menghasilkan uang sebanyak banyaknya bagi perusahaan.
Di toko hari ada acara lucky 888, aku membanyangkan sibuknya Ony. Kemudian ari ini ada promosi dragon fruit , dimana aku belom dapet barang. uuhh... mana si Opung udah beres liburannya. Dan yang pasti aku datang terakhir di semua management. Alias..Telat maning. Karenanya hari ini aku bilang tidak Lucky day..., karena keliatan di awal buruk .
Di siang hari ada kiriman kue tart tiramisu dari supplier,dari sini lah dimulai kesialan itu. Aku belom sempat melihatnya, karena emang itu bukan di tujukan untuk ku. Tapi untuk mbak Nia, SM nya bakery. Aku sempat meninggalkan kantor agak lama untuk mengurus rekening baruku. Sekembalinya dari Bank, ternyata di kantor sedang membara. Suasananya memanas..., dikarenakan kue hadiah dari supplier dimakan bareng-bareng di kantor. Si opung tidak terima. Mungkin karena di tidak di bagi.Wajah memelas, takut dan was was campur aduk di wajah setiap orang di kantor. Pleasee.. Opung Grow up!!
Anak2 yang biasa bikin tiramisu tiap hari..juga pengen tahu gimana rasanya tiramisu. Kalo mungkin management yang di protes, mungkin masih menerima dengan kepala dingin. Ini anak2. God.. help Us.
Apa yang ada di otaknya? Tidak adakah sejercah kebaikan dalan hati dan otaknya? Apa yang dipikirkan? Kami, Sebagai penumpang diBis toko ini, gak tau lagi harus berbuat apa?
Yang kami tahu, Tuhan maha adil dan maha mengetahui. Pasti ada jalan yang terbaik...
Posted at 07:15 am by DIANK