Ramadhan kali ini adalah kali kedua yang aku rayakan di Semarang.
Sejak pekerjaan yang terakhir ini, aku serasa jauh bersentuhan dengan Ramadhan. Honestly, aku agak haus tentang sesuatu. Ada yang kosong. Itu sangat terasa di tiga hari terakhir ini. Banyak yang berputar-putar di otakku.
Sedikit terhibur saat acara Aniversarry Toko yang pertama, dan sekalian buka puasa bersama. Ada penceramahnya ,.orangnya udah lumayan tua. Tapi Gerr juga kalo kasih ceramah. Ga lama tapi dalam.
Satu point yang selalu terngiang di Kepalaku adalah saat di mencerikatakn filsafah kelima jari dalam pekerjaan.
Begini katanya, Kelima jari yang umumnya kita miliki (Kecuali Parang Jati) mempunyai bentuk , tempat dan fungsi yang berbeda beda. Tetapi mereka mempunyai tujuan yang sama yaitu (salah satu contohnya) "muluk Sego" . Hal ini bisa di terjemahkan dalam pekerjaan , bahwasanya dalam suatu perusahaan setiap orang memiliki fungsi dan posisi serta porsi wewenang yang berbeda-beda, tetapi mempunyai tujuan yang sama. Hal tersebut adalah satu kesatuan. Tidak bisa kita melupakan kelingking pada saat makan. Akan tidak maksimal. Begitu juga dalam perusahaan yang terkecil adalah yang sangat menentukan.
Seperti hukum Leibig, tapi pak kiai-nya tau hukum libeig ga ya..?
yang jelas dia punya pengertian yang sama.
Tapi hati ini tetap aja kosong....
Marhaban ya.. ramadhan...
Posted at 06:49 am by DIANK